0

Web Usability “baju-lucu.com”(Part 3)

Posted by mayanda.mega08 on January 27, 2011 in ACADEMIC |

Melanjutkan dari posting sebelumnya tentang web usability “baju-lucu.com” menurut Jakob Nielsen.

Recognition Rather Than Recall

Pada pengisian form pendaftaran anggota baru di baju-lucu.com tidak mengizinkan untukmengakses kembali informasi yang telah dituliskan apabila terjadi kesalahan pada pengisian form, sehingga user harus mengisi dari awal form, cukup menggangu untuk user yang membutuhkan waktu cepat dalam bertransaksi.

Flexibility and Efficiency of Use

Situs baju-lucu.com ini sangat tidak fleksibel dan efisien untuk digunakan. Kenapa? karena banyak sekali menu-menu, terutama menu di ruas kiri yang cukup menggangu, seperti kotak testimonial, yang tidak jelas dimana user akan mengetikkan testimonialnya. Secara keseluruhan interface situs ini juga kurang bagus, peletakkan yang kurang tepat, rata-rata tampilannya berupa tabel.

Masalah juga ditemui yaitu sebagian besar halaman yang ada pada situs baju-lucu.com membutuhkan scrolling karena halaman yang terlalu panjang.

peletakan menu search juga kurang tepat, diletakkan pada bagian bawah dan sepertinya kurang berguna,karena pencarian bukan di dalam situs itu sendiri, tetapi pencarian di google.

Aesthetic and Minimalist Design

White space pada situs baju-lucu.com ini memiliki komposisi yang kurang baik, ada yang terlalu dekat,ada pula yang terlalu jauh. Selain itu juga ada beberapa isi yang kurang relevan dengan situs ini, yaitu iklan di ruas kiri, yang menurut saya ini cukup menggangu user.

Help Users Recognize, Diagnose, and Recover from Errors

Adanya pemberian error message ketika pengisian form sangat membantu user untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Sehingga user dapat dimudahkan dengan adanya error message ini dan juga agar user tidak meduga-duga kesalahan yang sedang terjadi.

Help and Documentation

Situs baju-lucu.com ini mempunyai menu tanya jawab yang dibutuhkan oleh pengguna, namun situs ini tidak memberikan kesempatan bagi penggunanya untuk bertanya secara langsung. Tanya jawab yang ada pada situs ini adalah FAQ (Frequently Asked Questions ), kemudian juga ada menu “How to Order” yaitu ketentuan dan cara pemesanan di situs ini.

Ok. Sekian yang dapat saya review dari situs baju-lucu.com. Secara garis besar situs ini kurang baik usability-nya. Masih banyak yang harus diperbaiki.

Referensi:

http://www.useit.com/papers/heuristic/heuristic_list.html

0

Web Usability “baju-lucu.com”(Part 2)

Posted by mayanda.mega08 on January 26, 2011 in ACADEMIC |

Sekarang, kita bahas satu persatu dari 10 evaluasi heuristik menurut Jakob Nielsen.

Visibility of system status

baju-lucu.com kurang baik dalam memberikan feedback kepada user. Tidak terdapat perubahan warna ketika di mouseover,tapi link-text dan non link-text cukup dapat dibedakan. link-text diberi warna biru dan bergaris bawah.

Namun untuk penanda halaman aktif baju-lucu.com tidak memperlihatkan secara jelas.Sebaiknya walaupun itu tidak ada, sebaiknya menyediakan Bread-Crumb sehingga user bisa mengetahui, sekarang berada pada halaman mana.

Match Between System and The Real World

Bahasa yang digunakan baju-lucu.com adalah bahasa Indonesia, tapi terdapat ketidakkonsistenan bahasa pada website ini,seperti pada judul menu yang menggunakan bahasa Inggris.

User Control and Freedom(NAVIGATION)

Navigasi pada website ini cukup baik, dengan peletakan button yang cukup strategis. Hanya saja yang cukup mengganjal, tombol “More info” terlalu ke kiri, sebaiknya letakkan saja di tengah.

Consistency and Standars

Pada website ini, banyak ketidakkonsistenan yang terjadi. Mulai dari kekonsistenan bahasa, warna, dan letak. Bahasa yang digunakan sangat tidak konsisten,pada halaman Home, judul pada produknya yaitu “Picture | Detail | Price | Action”  dan berwarna biru,

sedangkan jika kita buka salah satu halaman pada kategori maka judulnya produknya berganti menjadi ” Gambar | Keterangan | Harga | Action ” dan berwarna hitam.

Error Prevention

baju-lucu.com menyediakan menu keranjang belanja yang merupakan list-list barang yang ingin di beli oleh user. Jika sewaktu-waktu ternyata user salah dalam memilih barang yang diinginkan, web ini menyediakan tombol delete untuk menghapus barang yag tidak diinginkan tersebut.

Setelah mengklik tombol delete, user juga akan diingatkan dengan pesan ” Anda yakin hendak menghapus data ini?”. Ini cukup baik dalam menangani masalah dimana user yang salah pencet atau memang salah dalam pemilihan.

Point-point lainnya akan dilanjutkan pada Web Usability “baju-lucu.com”(Part 3)…

Tags: ,

0

Web Usability “baju-lucu.com”(Part 1)

Posted by mayanda.mega08 on January 26, 2011 in ACADEMIC |

Postingan ini merupakan Tugas Akhir dari mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer di Departemen Ilmu Komputer IPB. Kesempatan ini, saya akan mengkaji tentang Web Usability dari situs baju-lucu.com yang merupakan salah satu situs e-commerce, yaitu menyediakan transaksi jual beli produk, jasa, dan informasi antar mitra bisnis lewat jaringan komputer (Turban, et all., 2000).

Sebelum memulai mengkaji, sebaiknya kita bahas dulu apa itu Web Usability. Usability (usability.gov, 2010) adalah seberapa baik pengguna dapat mempelajari, menggunakan , dan mengingat produk untuk mencapai tujuan dan bagaimana kepuasan mereka dengan proses tersebut,sedangkan pada buku Prioritizing Web Usability , Usability is a quality attribute relating to how easy something is to use. More specifically, it refers to how quickly people can learn to use something, how efficient they are while using it, how memorable it is, how error-prone it is, and how much users like using it. If people can’t or won’t use a feature, it might as well not exist (Jakob Nielsen, 2006).

Menurut Jakob Nielsen, usability adalah gabungan dari beberapa faktor, yaitu :

1. Ease of learning — seberapa cepat user yang baru menggunakan web dapat menggunakan website tersebut dengan baik dan belajar .

2. Efficiency of use — setelah user berpengalaman dan dapat menggunakan sistem dengan baik, seberapa cepat user dapat menyelesaikan tugas-tugas Memorability , yaitu Jika seorang user telah menggunakan sistem sebelumnya, dapat ia mengingat dengan cukup baik untuk menggunakannya secara efektif di waktu mendatang atau apakah pengguna harus memulai lagi belajar semuanya?

3. Error frequency and severity – seberapa sering user melakukan kesalahan dalam menggunakan website tersebut dan bagaimana user menangani error tersebut.

4. Subjective satisfaction — seberapa sering user menggunakan sistem tersebut.

Banyak metode yang dapat digunakan untuk menguji usability dari sebuah website salah satunya adalah evaluasi heuristik (heuristic evaluation).

Evaluasi Heuristik

Evaluasi Heuristik adalah metode yang digunakan untuk menemukan masalah pada desain antarmuka dengan melibatkan satu atau lebih ahli evaluator.  Evaluator mengukur kegunaan, efisiensi, dan efektivitas dari antarmuka berbasis pada Usability heuristik dan prinsip-prinsip umum faktor-faktor manusia. Nielsen Usability heuristik meliputi:

  1. Visibility of system status — Sistem harus dapat menginformasikan kepada user tentang apa yang terjadi pada sistem.
  2. Match between system and the real world — Sistem harus ‘berbicara’ dalam bahasa yang biasa digunakan oleh user. Kata, frasa, dan istilah yang digunakan mengikuti kebiasaan yang ada.
  3. User control and freedom — User kadang memilih pilihan yang salah dan memerlukan opsi ‘emergency exit’. User dapat keluar dari keadaan akibat pilihan yang salah tersebut tanpa perlu melewati kegiatan tambahan lainnya.
  4. Consistency and standards — User tidak harus berpikir apakah kata, situasi, dan aksi yang berbeda ternyata memiliki arti yang sama.
  5. Error prevention: Sistem didesain sehingga mencegah user melakukan kesalahan dalam user sistem. Bisa dilakukan dengan menggunakan pilihan konfirmasi.
  6. Recognition rather than recall: Membuat objek, aksi, dan pilihan yang ada visible (jelas).
  7. Flexibility and efficiency of use: Permudah user untuk melakukan kegiatannya dengan lebih cepat.
  8. Aesthetic and minimalist design: Dialog seharusnya tidak mengandung informasi yang tidak relevan atau tidak terlalu diperlukan.
  9. Help users recognize, diagnose, and recover from errors: Pesan kesalahan harus dijelaskan dalam bahasa yang jelas, menjelaskan masalah dan memberikan solusi.
  10. Help and documentation: Sistem menyediakan bantuan dan dokumentasi yang berisi informasi tentang penggunaan sistem.

to be continued..

Tags: ,

4

Visualisasi Informasi “Tag Galaxy”

Posted by mayanda.mega08 on December 9, 2010 in ACADEMIC |

Tag Galaxy adalah sebuah web yang menampilkan visualisasi informasi berupa kumpulan foto berdasarkan initial tag yang diinputkan.

Misalkan jika kita inputkan kata “Indonesia”,

maka web ini akan menampilkan planet-planet yang memvisualisasikan kata “Indonesia” dan planet-planet sekitar yang berhubungan dengan kata “Indonesia”.

Setelah itu, anda dapat memilih, planet mana yang ingin anda kunjungi, misalkan, kita mengunjungi planet “Bali”. Setelah planet utamanya kita klik, maka akan muncul kumpulan foto. Visualisasi gambar yang cukup menarik, hanya saja, gambar dengan tag yang diinputkan suka tidak relevan.

2

User Interface

Posted by mayanda.mega08 on September 20, 2010 in ACADEMIC |

Human Computer Interaction(HCI) atau Interaksi Manusia dengan Komputer(IMK) merupakan salah satu mata kuliah semester ini yang saya pelajari.
Di awal perkuliahan, saya diajarkan tentang user interface. Sekarang, saya mencoba untuk mengomentari salah satu web http://www.dokimos.org/ajff/ ,yang menurut saya web ini
cukup membuat saya bingung dengan jalan pikiran “si pembuat” web ini.
1. Latar background yang begitu menjolok dan bergerak pula, membuat user ingin cepat-cepat menutup browser ini.
2. karena backgroundnya yang mencolok, sehingga tulisannya susah untuk di baca.
3. Banyak icon yang tidak jelas fungsinya apa.

Masih banyak kekurangan yang ingin saya komentari dari web ini.Tapi saya ingin tahu, apa komentar teman2 tentang blok ini. Apa teman2 sepakat,
apakah web ini “jelek”?

0

Awal Perjalanan

Posted by mayanda.mega08 on September 16, 2010 in My Life |

2 tahun lebih merantau di negeri orang, rasanya saya belum bisa jadi banggaan orang tua. Saya ingin mewujudkan semua cita-cita dan impian mereka. Saya hanya butuh waktu untuk mewujudkannya.

Awal perjalanan saya menginjak negeri rantau, saya telah bertekat akan menjadi orang yang sukses, menjadi kakak yang dapat dicontoh bagi adik-adiknya.

Semoga kelak, semua impian itu terwujud.

Amiin.

Copyright © 2010-2014 mayanda.mega08's blog All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.2.3, from BuyNowShop.com.